Para pemikir di seluruh dunia senantiasa tertarik mempelajari penyebab di balik perbedaan kemajuan yang dialami masyarakat Eropa dan Amerika dengan masyarakat timur, antara umat Yahudi dan Kristen dengan umat lainnya. Beberapa mengajukan tesis bahwa penyebabnya adalah perbedaan budaya kritis, memegang tradisi, sekularisme, dll. Weber menduga bahwa penyebab kemajuan di Amerika Serikat adalah etik Protestan yang sesuai dengan kapitalisme. Apakah benar tesis ini bahwa agama selain Protestan, atau Kristen lebih luasnya, mengandung nilai-nilai yang menghambat kemajuan?
Sejarah peradaban manusia dengan sangat jelas telah menolak tesis ini. Sejarah menunjukkan bahwa tongkat kejayaan peradaban telah berpindah dari satu umat ke umat lain yang memiliki agama atau keyakinan berbeda-beda. Yunani dengan mitologi Zeus dan Hercules, Mesir dengan Dewa Ra, China dengan konfusianisme, Arab dengan Islam, hingga Eropa dan Amerika dengan Kristen, masing-masing pernah memimpin dunia dengan kemajuan peradabannya. Jelas bahwa kemajuan peradaban tidak ada kaitannya dengan ajaran agama atau keyakinannya.
Apa yang sebenarnya menyebabkan perbedaan kemajuan yang dialami masyarakat tidak menjadi minat bahasan. Tulisan ini hanya ingin menolak praduga bahwa perbedaan agamalah yang melatarbelakangi ketimpangan antar masyarakat di berbagai belahan dunia.
MEMIKIRKAN AYAT-AYAT ALLOH
Friday, May 11, 2007
Kekeliruan "Protestan Ethic"
Label: Insan
No comments:
Post a Comment