MEMIKIRKAN AYAT-AYAT ALLOH

Saturday, May 26, 2007

Darul Islam dan Darul Kufur


Berikut adalah artikel dari Majalah Al Furqan, Gresik, Edisi 9, Tahun IV, 2005, halaman 33 – 34. Pada kesempatan lain, insya Allah akan saya diskusikan.

Para ulama' ahlus sunnah membagi suatu negeri menjadi 2 macam yaitu Darul Islam dan Darul Kufur, namun mereka berbeda pendapat tentang indikasi yang dijadikan patokan dalam menghukumi suatu negeri apakah Darul Islam atau Darul Kufur.

Salah satu pendapat yang kuat yang menjadi indikator bahwa suatu negeri merupakan Darul Islam adalah amalan – amalan dan syi'ar – syi'ar Islam yang tampak pada penduduk negeri tersebut seperti adzan, shalat 5 waktu, shalat Jum'at, Shalat 'Ied dan lain sebagainya.

Pendapat tersebut diambil berdasarkan hadits berikut:

Dari Anas bin Malik radhiyallaHu 'anHu, ia berkata, "Kaana Rasulullah yaghiiru idzaa thala'al fajru wa kaana yastami'ul adzaana fain sami'a adzaanan amsika wa ilaa aghaar" yang artinya "Adalah Rasulullah jika hendak menyerang daerah musuh ketika terbit fajar. Beliau menunggu suara adzan, jika beliau mendengar adzan maka beliau menahan diri, dan jika tidak mendengar maka beliau menyerang" (HR. Bukhari no. 610 dan Muslim no. 1365)

Al Imam an Nawawi rahimahullah berkata, "Hadits ini menunjukan bahwa adzan menahan serangan kaum muslimin kepada penduduk negeri daerah tersebut, karena adzan tersebut merupakan dalil atas keislaman mereka" (Syarh an Nawawi pada Shahih Muslim 4/84)

Al Imam Qurthuby berkata, "Adzan adalah tanda yang membedakan antara Darul Islam dan Darul Kufur" (Al Jami' Liahkamil Qur'an 6/225)

Az Zaqarny berkata, "Adzan adalah syi'ar Islam dan termasuk tanda yang membedakan Darul Islam dan Darul Kufur" (Syarh Zarqany atas Muwatha' 1/215)

1 comment:

Unknown said...

ass..
saya pernah mendengar sebuah kajian dari seorang ustazah beliau berkata bahwa indonesia saat ini adalah daurul kufur,, apakah benar? dan daurulkufur itu apap?