MEMIKIRKAN AYAT-AYAT ALLOH

Tuesday, May 15, 2007

Desakralisasi Kata Tuhan

Ketika di satu sisi masyarakat tradisional mudah mengkultuskan sesuatu yang fana, di sisi lain masyarakat modern kadang terlalu mudah untuk mendesakralisasi hal-hal yang sakral. Sampai sesuatu yang paling sakral, yakni Tuhan, disertakan dalam obrolan dengan begitu ringan, kadang dibuat bahan tertawaan. Seakan mereka merasa besar ketika bisa memperkecil makna kata "Tuhan" tersebut.

Hal-hal seputar Tuhan yang lebih sering dibuat olok-olok adalah surga dan neraka, serta malaikat dan setan. Penggambaran surga dan neraka dibuat semaunya. Malaikat digambarkan sosok berbaju putih, sementara setan sosok berbaju hitam dan menyeramkan, yang keduanya diperankan oleh seorang aktor. Para pembuat film merasa bebas untuk membuat visualisasi hal-hal yang gaib itu berdasar khayalan mereka. Semakin mengesankan visualisasi tersebut, semakin banyak penonton, semakin banyak uang yang mereka raup.

No comments: